Khusus untuk laki-laki dewasa yang membutuhkan nutrisi untuk menjaga kesehatan kelenjar prostat. Mengandung ramuan herbal alami dan berbagai nutrisi.

manfaat :
Mencegah gejala pembengkaan prostat.
Membantu sistem saraf yang berkaitan dengan persepsi dan daya ingat.
Mengurangi masalah saluran urinal.
Membantu penyembuhan impontensi.
Mengurangi rasa sakit pada kandung kemih & masalah prostat.

pemakaian : intensif, 3 capsul 2 x sehari setelah makan.
menjaga, 2 capsul sehari setelah makan.

Dibuat khusus untuk mendukung dan meningkatkan energi serta vitalitas wanita. Mengandung daun damiana, akar ginseng siberia, ekstrak biji obat, daun raspberry merah, L-arginine, akar liquorice, sarsaparilla, dan ektrak maca.

manfaat :
Penting bagi wanita yang memasuki masa-masa menopause dan bagi wanita yang berusaha hamil.
Membantu masa-masa hamil dan bersalin, khususnya sakit pada bagian uterin
Meningkatkan hormon libido/ seksual.
pemakaian : 3 x sehari 2 capsul pada saat makan

Vital 3 (V3) yang merupakan kombinasi antara produk Liquid Cholorophyll, Mistica dan ProArgi-9 Plus menjadi produk nutrisi andalan bagi Synergy WorldWide. Apa saja keunggulannya ?

Setelah sukses dengan produk Liquid Chlorophyll dan ProArgi-9 Plus, Synergy WorldWide terus melakukan inovasi dibidang nutrisi untuk menghasilkan sistem kombinasi nutrisi Vital 3 (V3). Dalam ungkapan pendiri dan presiden Synergy – Dan Higginson, “Satu produk tak bisa melakukan semuanya. Menitik beratkan pada suatu aspek nutrisi membatasi kemampuan tubuh kita menampilkan yang terbaik. Sistem V3 merupakan panduan komprehensif yang membantu setiap bagian tubuh, dari otak hingga ujung kaki.” Kekuatan V3 terletak pada bagaimana ketiga produk, Liquid Chlorophyll, Mistica dan ProArgi-9 Plus bekerja sama membangun fondasi bagi kesehatan, memperkuat daya tahan dan mengalirkan energi keseluruh tubuh. V3 adalah pendekatan bagi tubuh secara menyeluruh demi kesehatan yang optimal.

Penggunaan Liquid Chlorophyll yang diolah dari ekstrak daun Alfalfa (Medicago sativa) dengan menggunakan teknologi Green Fusion (mengikat kekuatan energi matahari) akan membantu melindungi sel sehat, mengangkut sampah-sampah maupun racun-racun yang ada di dalam tubuh untuk dibawa keluar, dan meningkatkan daya tahan tubuh.”Itu yang menjadi dasar untuk membentuk tubuh yang sehat (Build). Ibarat membangun satu rumah, pondasinya juga harus kuat,” kata dr. Roy Indra Soemantri Konsultan Produk Synergy WorldWide Indonesia.

Setelah dasarnya didapat, kemudian diperkuat (Boost) oleh Mistica yang kandungan utamanya adalah ekstrak dari buah berri ‘Brazillian Acai’ (sejenis palma) yang memiliki fungsi sebagai antioksidan yang kuat untuk melawan radikal bebas yang dapat berada dimana saja termasuk dalam makanan dan udara yang kita hirup. Kandungan antioksidan anthocyanins, asam lemak esensial, asam amino dan sterols yang terdapat dalam racikan Mistica mendukung sistem sirkulasi dan kardiovaskular serta membantu menjaga kadar kolesterol yang ada pada kisaran normal.

Setelah diperkuatnya sistem tubuh (Boost), selanjutnya masuk ke sistem berikutnya yaitu mengalirkan energi ke seluruh tubuh (Circulate).

Tujuannya memaksimalkan fungsi tubuh. Hal ini dimungkinkan karena ProArgi-9 Plus memiliki dua kemampuan utama yaitu membantu meningkatkan Nitric Oxide (NO) berperan memperbaiki sirkulasi darah sehingga terhindar dari gangguan kardiovaskular dan meningkatkan Human Growth Hormone (HGH) yang berperan memperlambat penuaan sehingga tubuh akan lebih sehat dan panjang umur.Menurut Erwin M Dumalang General Manager Synergy WorldWide (Indonesia), setelah sukses dengan Liquid Chlorophyll dan ProArgi-9, Synergy WorldWide Indonesia awal tahun 2008 akan me-launching Mistica dan ProArgi-9 Plus. Dengan kombinasi ketiga produk yaitu Liquid Chlorophyll, ProArgi-9 Plus dan Mistica menjadi andalan bagi Synergy WorldWide di Indonesia,” kata Erwin.

Kiprah Synergy WorldWide di bisnis MLM di Indonesia dimulai sejak tahun 2005. Perusahaan MLM asal Amerika Serikat ini kini telah memiliki dua cabang yaitu Jakarta dan Surabaya. Menurut Erwin kehadiran di Indonesia sesuai dengan misinya untuk memperkuat komunitas global melalui health wealth and wisdom. Selain itu juga untuk membina leader yang berkualitas internasional yang bisa disejajarkan dengan leader-leader di luar negeri. (ADV – Majalah SWA edisi Desember 2007). ……….

Produk -produk Synergy / NSP di Indonesia telah terdaftar pada Departemen Kesehatan RI dan memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), serta memperoleh sertifikat Halal dari IFANCA (The Islamic Food and Nutrition Council of America) yang disahkan oleh LP POM MUI.

http://indonesiancommunity.multiply.com/links/item/512/SEHAT_SINERGIS

Sumber: Koran Tempo, Jum’at, 03 Februari 2006

Peneliti Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, yang merupakan ahli klorofil, menemukan potensi zat hijau daun untuk terapi kanker. Mendapatkan ITSF Award 2005.

JAKARTA – Sudah 15 tahun ini Dr Leenawaty Limantara, MSc, memfokuskan riset mendasar dan terapannya pada bidang yang belum banyak diminati peneliti di Indonesia, klorofil. Bagi dosen Program Magister Biologi Fakultas Biologi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, ini, klorofil layaknya bintang film yang memiliki daya pikat luar biasa. Setiap informasi baru terkait dengan klorofil menjadi penyemangat baginya untuk menguak misteri di dalamnya.

Karena intensifnya bergelut dengan klorofil, jadilah Leenawaty sebagai salah satu pakar klorofil dunia. Ia adalah murid pakar klorofil terapan dari Jerman, Hugo Scheer. Tak aneh kalau dari tangan Shinta–begitu Leenawaty kerap disapa–muncul hasil riset berkelas internasional, bahkan dua penemuannya merupakan yang pertama di dunia.

Pantas pula jika Komisi Seleksi Indonesia Toray Science Foundation (ITSF) memilih proposalnya yang bertema “Chlorophyll the Golden Green: From Basic to Its Application” sebagai peraih ITSF Science and Technology Award 2005. Kemarin, ia menerima penghargaan itu–yang berbentuk dana penelitian sebesar Rp 60 juta.

Shinta mengaku jatuh hati pada klorofil sejak menempuh pendidikan strata satu biologi di Fakultas Biologi UKSW pada 1985. “Awalnya saya tidak paham melihat formula reaksi fotosintesis. Tapi setelah dipikir, peran klorofil di situ sangatlah besar,” kata saudari kembar Inawaty Limantara ini.

“Klorofil di alam tersedia dalam jumlah melimpah. Tuhan menciptakan seperti itu tentu ada tujuannya,” kata Shinta. “Seperti juga air yang melimpah. Tapi baru akhir-akhir ini saja gencar riset menguak potensi air sebagai bahan bakar ramah lingkungan. Saking melimpahnya sehingga diabaikan orang.”

Berlatar pemikiran itulah, Shinta ingin menguak potensi klorofil sebagai photosensitizer–obat pemicu yang aktif oleh rangsangan cahaya–untuk terapi tumor dan kanker.

Obat seperti itu bukan barang baru, karena telah diterapkan dalam terapi fotodinamika (photodynamic therapy) sejak 1997. Di Jepang, Jerman, dan Amerika Serikat, teknik ini sudah dipakai untuk menangani kanker, seperti kanker otak, paru-paru, dan mulut.

Terapi fotodinamika menjadi alternatif yang lebih aman ketimbang terapi gelombang radio dan kemoterapi–yang kerap disertai efek samping, seperti kerontokan rambut dan rusaknya kulit. “Tak seperti kemoterapi yang butuh selang waktu antarpemberian, terapi fotodinamika dapat dilakukan lebih sering dalam kurun waktu tertentu,” kata Shinta.

Klorofil yang dipilih Shinta dalam risetnya adalah yang terdapat secara alamiah di tubuh bakteri fotosintesis, diistilahkan sebagai bakterioklorofil. Ia menggunakan Rhodobacter sphaeroides. Alasannya, “Bakteri ini paling mudah.” Lagi pula, untuk kerja di skala industri, akan lebih mudah memelihara bakteri ketimbang tanaman. Efek lingkungan di tanaman juga lebih berpengaruh,” katanya.

Yang menambah mudah lagi adalah penemuan bakteri Rhodobacter sp. yang bermutasi sehingga hanya memiliki klorofil tanpa karotenoid (carotenoid). Bakteri mutan itu dinamai R26 dan R26.1.

Selain itu, bakterioklorofil mempunyai serapan maksimum yang cocok pada jendela terapi fotodinamika, yakni pada 750 nanometer atau inframerah (rata serapan klorofil 600-650 nanometer). Spektrum inframerah memiliki energi yang rendah tapi panjang gelombang yang panjang sehingga mudah menembus sel.

“Ternyata klorofil ini berkumpul hanya di sel kanker sehingga bisa menjadi penanda tumor. Untuk mendeteksinya juga mudah, pasien yang telah diberi obat lalu dipindai. Bagian yang terdapat klorofilnya akan berpendar terang,” kata putri bungsu enam bersaudara bapak Indra Gunawan Limantara ini.

Klorofil sebagai sensitizer, menurut Shinta, bukanlah obat kanker, melainkan sebagai pemicu spesies oksigen menjadi singlet oksigen yang sangat reaktif yang akan membunuh sel kanker.

Untuk mengetahui mekanisme dan pola degradasi obat itu, misalnya apakah klorofil yang terdegradasi di dalam tubuh manusia menimbulkan efek samping, Shinta harus mengetahui berbagai tipe interaksi molekul serta struktur molekul dan elektronik bakterioklorofil dan produk turunannya. Di sinilah perlunya penelitian di tingkat in vitro.

Shinta mengetahui, tahapan elektronik bakterioklorofil yang penting adalah tahapan dasar, radikal kation, dan tahapan tereksitasi. Selama ini penelitian di dunia selalu mentok pada tahapan tereksitasi. Soalnya, pada tahap ini masa hidup molekul sangat singkat, yakni pada tataran pikodetik (10-9 detik) sehingga sangat sulit mengukur molekulnya yang sangat labil meskipun dapat dihasilkan gambarnya.

Namun, Shinta justru menemukan terobosan baru dan yang pertama dalam penelitiannya itu. Ia dapat membandingkan molekul-molekul dengan cara memberi label sehingga dapat mengetahui tingkah laku molekul pada tahapan tereksitasi.

Di tingkat in vivo, ia menemukan dua terobosan tingkat dunia, yakni mengisolasi antena penangkap cahaya (light harvest complex) yang labil dari bakteri R26 dan R26.1. Penemuan itu dilaporkannya ke jurnal biokimia paling terpandang di dunia, Biochemistry, pada 1998.

Terobosan kedua adalah penemuan bahwa dalam proses penangkapan cahaya itu terjadi pembentukan radikal kation di sistem antena penangkap cahaya. Ia juga menemukan fungsi foto proteksi dari karotenoid di antena penangkap cahaya.

Liputan Media tentang Dr. Leenawati lainnya..

1. Ratu Klorofil dari Salatiga, Majalah Tempo, 19 Februari 2006
2. Kembangkan Riset Klorofil Dapatkan Hasil Obat Kanker, Suara Merdeka, Selasa 7 Februari 2006
3. Temukan Obat Kanker, Leenawaty Limantara Dapat Penghargaan, Suara Pembaharuan, 3 Februari 2006
4. Daya Penyembuh Klorofil, Kompas, 6 April 2004

http://www.synergizerteam.com/leenawati.php

Riset medis menunjukan fakta mengejutkan: bahwa tingkat konsumsi sayuran seseorang berpengaruh besar terhadap usia hidupnya. Sebaliknya, semakin banyak seseorang mengkonsumsi daging, susu dan telor, semakin besar pula resiko terserang penyakit, khususnya jantung. Lebih parah lagi, usia hidup orang-orang tersebut lebih pendek ketimbang para perokok. Lalu, adakah jalan keluar mengatasi masalah ini, terutama untuk membendung arus modern yang ditandai dengan menjamurnya makanan cepat saji (fast food), yang secara diam-diam membentuk pola makan masyarakat yang kurang asupan sayur?

Klorofil : Inti sayuran

Liquid Chlorophyll Synergy WorldwideSesungguhnya, kandungan gizi terbaik pada sayuran terdapat dalam apa yang kita kenal dengan pigmen hijau / zat hijau daun atau dalam istilah latin disebut dengan klorofil atau Chlorophyll. Klorofil adalah inti daun / sayuran. Hingga pasokan nutrisi yang masuk kedalam tubuh manusia lewat sayuran sebenarnya tersuplai oleh klorofil yang terdapat dalam sayuran tersebut. “Hal yang terpenting dalam memulihkan kembali kesehatan adalah dengan mengambil asupan klorofil (chlorophyll) dalam jumlah seimbang dan terus-menerus setiap hari”, demikian kesimpulan yang dibuat oleh Dr. Ann Wigmore (Rebuild Your Health, 1991). “Klorofil mengandung nutrisi yang dibutuhkan untuk menyeimbangkan tubuh manusia, sehingga tubuh bisa dibersihkan dan diperbaiki untuk membangun tubuh yang sehat”, tambahnya.

Klorofil : Deterjen bagian dalam tubuh manusia

Klorofil bermanfaat sebagai disinfektan dan antibiotik dalam perang dunia, sebelum morfin ditemukan. Sampai hari ini pun masih digunakan untuk program pembersihan kotoran. Klorofil membersihkan jaringan-jaringan tubuh yang sakit dan membuang keluar dari tubuh, beserta bakteri dan parasit yang ada dalam jaringan yang sakit tersebut. Klorofil mengeluarkan racun-racun kimia sintesis seperti borak dan formalin. Kerjanya seperti memandikan bagian dalam tubuh kita. Molekul klorofil mempunyai ekor hydrophobic yang masuk ke dalam hidrokarbon dinding-dinding sel tubuh dan menarik keluar dari dinding sel tersebut, seperti sabun melepaskan minyak dari tangan kita. Golongan hidrokarbon adalah pestisida, narkotika, perasa makanan dan lain-lain yang dibuat di laboratorium dari bahan minyak bumi. Hati kita berfungsi membongkar sistim kimia tersebut dan mengeluarkannya dari dalam aliran darah kita. Karena itu klorofil membantu kerja hati kita, sehingga hati kita tidak bekerja terlalu berat.

Klorofil, penyuplai energi bagi tubuh

Struktur KlorofilEnergi terbentuk dari rantai oksigen dan glukosa (polisakarida) yang ada dalam daun hijau yang segar. Daun layu (terutama akibat pengolahan/pemasakan) akan mengandung lebih banyak karbon monoksida ketimbang oksigen. Energi terbentuk dari tambahan sel-sel darah merah untuk membawa lebih banyak oksigen ke dalam sel-sel tubuh kita. Klorofil adaah pembuat sel-sel darah merah tercepat. Jumlah sel darah terhitung akan meningkat dalam jangka waktu singkat dengan mengkonsumsi klorofil. Hemoglobin adalah molekol dalam sel darah yang mengangkut oksigen, dimana struktur kimianya hampir mirip dengan klorofil. Hal inilah yang menyebabkan klorofil mudah dikonversi oleh enzim-enzim dalam tubuh menjadi hemoglobin.
Makna dari sistem kekebalan

Hama atau binatang kecil dengan mata bulat dan rahang bawah besar merayap memenuhi seluruh tubuh kita, bahkan juga bersarang di bulu mata kita. Semua kumpulan mahluk hidup bersel satu – virus, bakteri, ragi, parasit yang menyebabkan penyakit disebut kuman-kuman. Kuman tidak pernah menyerang sel yang sehat. Mereka hanya hidup dalam kebusukan dan memakan sel-sel yang sudah rusak dan mati. Secara fisik, virus tidak seimbang dengan sel tubuh manusia. Sel manusia beribu-ribu kali lebih besar dan kompleks daripada virus. Bagi virus untuk masuk dalam pertahanan sel, cukup dengan mencantol ke dalam DNA-nya dan membunuh sel dari dalam – seperti sebuah bola sepak melayang masuk melalui jendela bangunan pencakar langit dan membuat seluruh bangunan runtuh (analogi Dr. Deepak Chopra) Ketika virus, ragi dan bakteri menyerang sel-sel tubuh, hampir dapat dikatakan sepertinya sel-sel tubuh menyerah saja. Mengapa? Karena sel tubuh kita adalah :

* Lemah dan membutuhkan nutrisi – karena kita makan makanan yang diproses mesin dan tidak makan sayuran segar
* Tercekik lendir yang menutup membrannya – karena kita mengkonsumsi susu, keju dan makanan dari susu
* Keracunan dari bahan-bahan kimia asing dan abu asam di dalam darah. Karena banyak makanan daging hewan.
* Tak mampu membangun pekerja-pekerja dan peralatan untuk bekerja – karena kekurangan asam amino esensial dan asam-asam lemak, akibat tidak makan sayur-sayuran setiap hari.
* Tak terlindungi oleh dinding sel, karena telah berlubang oleh radikal bebas akibat makan makanan yang digoreng, makanan yang menggunakan bahan-bahan kimia sitesis dan makanan yang diradiasi.

Makan makanan yang berasal dari hewan memang memperlemah sistem kekebalan tubuh, karena mengandung molekul-molekul protein yang tak tercerna dalam jumlah banyak yang masuk dari usus ke dalam aliran darah kita, dimana darah putih akan menyerang mereka karena dianggap asing bagi tubuh.

http://www.gubrak.com/artikel/klorofil-emas-hijau

Daun ALfalfaRiset tentang Klorofil memang telah membawa angin segar dalam dunia kesehatan manusia dewasa ini. Klorofil terbukti mampu mendetoksifikasi racun yang masuk ke dalam tubuh manusia, mulai lewat polusi udara/air hingga bahan pengawet makanan macam borak (borax/boraks) dan formalin. Namun, riset juga menyatakan bahwa klorofil murni yang terkena proses pengolahan (dimasak) akan rusak fungsi utamanya. Klorofil yang terolah tersebut akan sulit diserap oleh tubuh manusia, bahkan sebagian besar akan terbuang dalam sistem pembuangan. Lalu haruskah kita mengkonsumsi klorofil / sayuran mentah ? Suatu hal yang semakin absurd di dunia modern seperti sekarang.

Liquid Chlorophyll – Synergy Worldwide

Adalah ekstrak klorofil dari dari daun alfalfa. Dengan teknologi tinggi, pengekstrakan dapat dilakukan sebelum terjadi penurunan mutu dan fungsi utamanya. Yaitu dengan menambahkan atom Magnesium di dalam molekul bersama atom Copper dan atom Sodium, sehingga molekul Chlorophyll bisa larut dalam air dan menjadi stabil. Penambahan atom-atom baru tersebut menghasilkan struktur kimia baru yang disebut Chlorophyllin.

Liquid Chlorophyll – Synergy Worldwide adalah minuman kesehatan yang telah terkemas dan bisa langsung diminum, terbuat dari ekstrak klorofil daun Alfala. Daun Alfalfa dipilih karena memiliki struktur klorofil yang mirip dengan struktur molekul darah manusia. Penelitian juga menunjukkan bahwa Alfalfa sarat dengan kandungan gizi termasuk kandungan pigmen zat hijau daun atau klorofil. (www.alfalfa.org)

Studi lebih lanjut dengan disertai fakta lapangan menunjukkan bahwa Liquid Chlorophyll – Synergy Worldwide memberi efek menakjubkan bagi para penderita penyakit yang tergolong rewel atau sulit disembuhkan :

* Kanker dan Tumor stadium dini
* Gangguan ginjal, hati, pencernaan, peredaran darah
* Penurunan Hb: Anemia dan demam berdarah
* Mengatur kadar gula darah penderita diabetes
* Mengatur tekanan darah
* Mengatasi asam urat
* Membersihkan asam dan lemak yang mengkristal di persendian penyebab rematik / radang sendi
* Membersihkan kolestrol dan lemak jenuh yang mengkristal di peredaran darah pada penderita jantung & stroke
* Gangguan maag
* Gangguan seputar mensturasi

Pembersih extra mild dengan pH balance yang mengandung antioksidan, nutrisi dan vitamin serta herbal yang membuat kulit terasa bersih dan segar.

Anjuran Pemakaian

Lembabkan wajah dan usapkan Delicate Face Cleanser sampai berbusa kemudian bilas dengan waslap air basah.

Manfaat:

* Membasuh kulit dengan lembut..
* Mudah larut dengan air.
* Diperkaya pH balance.
* Tidak mengandung unsur kimia berbahaya atau beracun.
* Menghilangkan permukaan kulit kusam, kulit yang kering dan sel-sel kulit yang mati.
* Mengandung vitamin dan tumbuhan penghalang unsur radikal bebas.

http://sehatsinergis.blogspot.com/

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.